Monday, May 14, 2012

TOPENG CINTA












Apa sesungguhnya yang kau sebut itu cinta ?
Apakah sebuah rasa tuk senangkan hati . . . 
Apakah setapak jalan tuk turuti keinginan . . .
Apakah suatu keindahan yang membuai mata . . .
Atau kenikmatan yang kan puaskan hasratmu

Tak perduli walau itu hanya sesaat  . . .
Tak mengerti jika itu tiada manfaat . . .
Tak terpikir apakah itu cara sehat.
Jika hitam kau bungkus itu dengan putih . . .
Jika gelap kau terangi dengan api yang membakar . . .
Dan jika bernoda kau lapisi dengan kain sutra . . .
                   Memaksa berjalan bukan dengan kakimu . . .
                   Berikan sesuatu tapi bukan dari tanganmu . .
                   Memakai pakaian tapi bukan pakaianmu 
Lalu kau suguhkan racun yang rasanya lebih nikmat dari madu . . .
Rangkaian bunga indah yang terbuat dari kertas dan plastik .  .
Alunan merdu yang membuai dan menjadi candu

Kau terus mencoba . . .
Menyembunyikan apa adanya dirimu . . .
Menampilkan apa yang bukan kau miliki . . .
Mengerjakan pekerjaan yang tak kau kuasai . . .
Menunjukkan sesuatu yang hanya dibuat-buat
                Sungguh, semua itu karena  butuh dan inginmu
                Bukan karena ketulusan hati.
Tak izinkan kata hati tuk bicara . . .
Tak biarkan akal jernih tuk berkaca . . .
Dan tak indahkan rasa malu tuk berjaga . . .
            Semua hanya topeng, topeng dari cinta . . .
Topeng yang indah tuk hiasi inginmu, hiasi hidupmu . . .
Menutupi wajah burukmu yang tak bersinar . . .
Hanya sesaat, bukan dengan niat yang sehat . . .
Menipu diri dan menyakiti hati yang terpikat
Apakah itu cinta ?

Dan ingatlah,waktu terus berjalan cepat . . .
Tuk meyibak apa yang tak terlihat, mengungkap apa yang tak tampak . . .
Sungguh, dunia ini sesaat . . . dan hanyalah sebab tuk terima akibat. 

Cinta bukanlah topeng . . .
( By. Ridho Maulana )







2 comments:

  1. ketika pura-pura cinta
    maka rasanya pasti tawar adanya :)

    ReplyDelete
  2. Thanx Kang...,

    ...mengecap manis yg akhirnya berasa pahit
    menikmati indah yg ternyata itu hanya lukisan

    ReplyDelete