Sunday, May 20, 2012

Santai Dulu Kaya' di Pantai


Sahabatku yang Aduhai..
Saat hidup ini begitu penat, Santai dulu lah kaya' dipantai . . .
Menikmati hamparan pasir luas.. Menikmati gemercik ombak yang berbisik indah di telinga. Seakan mereka bernyanyi untuk hati yang lelah. mereka (ombak itu) tak hentinya datang dan pergi silih berganti membasahi hamparan pasir. Namun pantai tak pernah bersedih apalagi galau
untuk memikirkan ombak. Dia tetap tenang dan tak mau ambil pusing. Semua dia biarkan berjalan apa adanya dan seperti itulah adanya…
(Waduhhh….Ni pikiranku aja kali yang lebai! Hwa ha haa…..)

Lanjut lagi Ya Say…
Angin yang meniup kencang menyapa tubuh. Sejuk sekali bagai kipas angin di kamar tercinta waktu kita sedang kegerahan . Tapi lebih sejuk lagi klo pake AC.. itupun klo kita bisa beli…hahay..
Tapi tak mesti kita pergi ke pantai, apalagi pantainya jauh. Kan makan waktu untuk pergi kesana…
So’ cukup dibayangkan sajalah. Ntar aja klo ada waktu baru maen ke pantai beneran. OkAy!

Kembali kita bayangkan saat duduk santai di tepi pantai….Memandang luas lautan yang seakan tak bertepi. Indah banget dunia ciptaan Tuhan ini ya?. Sejenak lepaskan beban, pikiran ruwet yang bikin mampet, pekerjaan yang melelahkan, tagihan yang menumpuk, Kebutuhan yang belum terpenuhi, kekasih yang tak setia, sahabat yang tak membantu, rasa kesal sama seseorang, dua orang, tiga orang atau banyak lagi….. Ya apalah itu..lupakan dan lepaskan. Jadikan lebih Santaaaaaiii!

Mari kita berteriak melepas beban meski hanya dalam hati….lho bagaimana bisa? Bisa aja lah.. kan hanya dibayangkan. Hidup ini bisa dibayangkan bukan? Jadi bayangkan saja yang indah-indah. Jangan bayangkan hal yang sulit. Apalagi blum tentu itu terjadi. Klo mikir terlalu sulit. Nanti dingin lho….!  (Red: Waduh…. Kok jadi dialog Afika Oreo sih….? hie hie hieee…) 

Maksudnya gini lho sob, kalo suatu masalah terlalu kita pikirkan ntar malah jadi rumit dan makin sulit…  karena setan juga ada dalam pikiran kita. Dia sering menjebak kita dengan ketakutan-ketakutan yang membuat kita jadi gak bisa mikir jernih. Yang ada nantinya malah putus asa….. Jiaaahhh… jangan sampe githu lah>>> Santai aja kaya di pantai.
Ya sudahlah…. Aku do’akan semua kan baik-baik saja.  Amien!
Tetap Tersenyum dan Menangis. Karena itu sudah memang pasangannya. Ya ada lagi selingkuhannya yang lebih keren, yaitu Tertawa…hwa ha haa haaa.. (Hanya dengan tertawa kita akan merasa lebih rileks, tapi jangan terus2an tertawa yaa….)
Ingat, intinya santai saja meski zaman semakin Alai dan lebai… Santai meski bukan berada di pantai.. Santai jalani hidup ini….bagai mengikuti sebuah cerita sampai selesai.
Wassalam.
Ridho Maulana


2 comments:

  1. terlalu santai juga gak ada isi :p..

    masalah bukan buat dipikirin, tapi di selesain :)

    ReplyDelete
  2. Okey dch mbak Khusnul.
    Thanks masukannya ya..

    maksudnya masalah dselesaikan dgn santai aja, ga usah terlalu di buat pusing...heheee

    ReplyDelete